ANALISIS KINERJA KEUANGAN DAN STRATEGI KEUANGAN UMKM UD BERKAH PADA MASA PANDEMI COVID-19 DI KOTA BATU
(Yayuk Sulistyowati, Sukarno Himawan, Peningsi Ngara)
DOI : 10.33366/ref.v11i1.4437
- Volume: 11,
Issue: 1,
Sitasi : 0 27-Mar-2023
| Abstrak
| PDF File
| Resource
| Last.07-Oct-2025
Abstrak:
Sebagai sebuah perspektif, Monetary Execution berharap mendapatkan gambaran yang jelas tentang keadaan data keuangan dan bisnis. Pentingnya menyusun strategi keuangan sebagai bentuk pengambilan keputusan untuk memastikan keberlangsungan bisnis dalam menghadapi pandemi Covid-19. Strategi keuangan dan kinerja UMKM UD Berkah di Kota Batu pada masa pandemi Covid-19 menjadi fokus kajian ini. Penelitian yang dilakukan merupakan penelitian mengunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Data yang digunakan yaitu data sekunder berupa laporan keuangan UMKM UD Berkah Kota Batu tahun 2020-2021 dan data primer berupa hasil wawancara dengan pemilik UMKM. Analisa data yaitu cara deskripsi mulai dari reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian membuktikan bahwa kinerja keuangan pada UMKM UD Berkah Kota Batu dinyatakan cukup sehat atau memiliki keuntungan yang tinggi setiap tahunnya. Strategi yang diterapkan UMKM UD Berkah Kota Batupada masa pandemi Covid-19 yaitu mengurangi kegiatan produksi, melakukan kerjasama dengan kemitraan dan menerima pesanan secara online dari pelanggan di seluruh Indonesia, melakukan pemotongan gaji karyawan saat adanya peraturan PPKM (Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat) dari pemerintah dan membuat laporan keuangan sebagai landasan informasi pendapatan usaha. Kinerja keuangan pada UMKM UD Berkah Kota Batupada masa pandemi Covid-19 dinyatakan cukup sehat atau memiliki keuntungan yang tinggi setiap tahunnya, hal tersebut.
|
0 |
2023 |
PERAN BADAN PERMUSYAWARATAN DESA DALAM PEMBANGUNAN DESA
(Agustuti Handayani, Aulia Rahmawati, Malik Malik)
DOI : 10.33366/rfr.v13i1.4333
- Volume: 13,
Issue: 1,
Sitasi : 0 26-Mar-2023
| Abstrak
| PDF File
| Resource
| Last.07-Oct-2025
Abstrak:
The village government is a form of regional autonomy in order to provide space for the community in regional development, related to this, the role of the Village Consultative Body is very much needed in improving the village development system, this research aims to find out the role and inhibiting aspects of the Village Consultative Body (BPD) in the development of Margojaya Village, East Mesuji District, Mesuji Lampung Regency, through qualitative methods with data collection techniques in the form of interviews, observation, and documentation. The results of research on the role of the Village Consultative Body in Development consist of carrying out development supervision, carrying out planning, and assisting in the positioning of village organizations. The Village Consultative Body provides benefits for development by the village government so that development becomes more optimal. However, in implementing the role of the Village Consultative Body (BPD) there are still many obstacles, namely the determination of members of the Village Consultative Body tends to be passive and not optimal in processing village regulations.AbstrakPemerintah desa merupakan salah satu bentuk otonomi daerah guna memberikan ruang gerak bagi masyarakat dalam pembangunan daerah. Terkait dengan hal itu sangat dibutuhkan peran Badan Permusyawaratan Desa dalam meningkatkan sistem pembangunan desa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana peran dan aspek-aspek penghambat Badan Permusyawaratan Desa (BPD) dalam pembangunan desa Margojaya Kecamatan Mesuji Timur Kabupaten Mesuji Lampung, melalui metode kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peran Badan Permusyawaratan Desa dalam Pembangunan terdiri dari pelaksanaan pengawasan pembangunan, melakukan perencanaan, dan membantu permosisian organisasi desa. Badan Permusyawaratan desa memberikan manfaat terhadap pembangunan oleh pemerintah desa sehingga pembangunan menjadi lebih optimal. Akan tetapi dalam melaksanakan perannya Badan Permusyawaratan Desa (BPD) masih banyak menjumpai beberapa kendala, yakni penetapan anggota Badan Permusyawaratan Desa cenderung bergerak pasif dan belum optimal dalam memproses penetapan peraturan desa.
|
0 |
2023 |
HUBUNGAN ANTARA KONSEP DIRI DENGAN OPTIMISME PADA REMAJA DI PENGUNGSIAN KORBAN ERUPSI GUNUNG SINABUNG
(Rismawati Munthe, Fenty Zahara Nasution, Rodia Afriza)
DOI : 10.55606/jpikes.v3i1.1424
- Volume: 3,
Issue: 1,
Sitasi : 0 25-Mar-2023
| Abstrak
| PDF File
| Resource
| Last.19-Aug-2025
Abstrak:
Pengabdian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara konsep diri dengan optimisme pada remaja dipengungsian korban erupsi gunung Sinabung. Subjek penelitian adalah remaja yang berada dipengungsian korban erupsi gunung sinabung yang berjumlah 80 orang. Alat ukur yang digunakan adalah skala Likert yang terdiri dari 46 item konsep diri (α = 0,963 ) dan 42 item optimisme (α = 0,970). Analisis data menggunakan teknik r Product Moment. Berdasarkan analisi data, diperoleh bahwa hipotesis yang diajukan dalam penelitian ini diterima, yaitu ada hubungan antara konsep diri dengan optimisme pada remaja dipengungsian korban erupsi gunung sinabung. Hal ini dibuktikan dengan nilai atau koefisien hubungan ((rxy = 0,844 dengan p = 0,04 ; p < 0.05).Selanjutnya dilihat dari perhitungan mean hipotetik dan mean empirik serta standart deviasinya diketahui bahwa konsep diri dengan optimisme pada remaja dipengungsian korban erupsi gunung sinabung tergolong rendah dimana nilai rata-rata empirik lebih rendah dari nilai rata-rata hipotetik.
|
0 |
2023 |
Model Pembelajaran Kooperatif Group Investigation (GI) Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa SMAN 1 Balong Kabupaten Ponorogo
(Tutiek Ernawati)
DOI : 10.58192/sidu.v2i1.691
- Volume: 2,
Issue: 1,
Sitasi : 0 25-Mar-2023
| Abstrak
| PDF File
| Resource
| Last.07-Jul-2025
Abstrak:
Model pembelajaran kooperatif (Cooperative Learning / CL), yaitu model pengajaran dimana siswa belajar dalam kelompok-kelompok kecil. Setiap anggota kelompok saling bekerja sama dalam mengerjakan tugas. Group Investigation (GI) merupakan model pembelajaran yang memberi kebebasan pada siswa untuk membuat kelompok kecil dengan jumlah anggota 2-6 orang. Masing-masing kelompok memilih topik materi yang telah dipelajari, dan membagi topik-topik tersebut menjadi tugas pribadi. Hasil dari pekerjaan tugas pribadi anggota dipersiapkan untuk menyusun laporan kelompok. Belajar dikatakan belum selesai jika ada anggota kelompok yang belum menguasai bahan pembelajaran. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah: Adakah peningkatan penguasaan materi pelajaran Sejarah pada kompetensi dasar menganalisis proses masuk dan perkembangan penjajahan Bangsa Eropa melalui model pembelajaran kooperatif Group Investigation (GI) siswa kelas XI IPS 1 SMAN 1 Balong Kabupaten Ponorogo Tahun Pelajaran 2018/2019. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kuantitatif, dengan jenis penelitian tindakan. Dalam penelitian ini peneliti berkolaborasi dengan guru lain serta dengan kepala sekolah. Peneliti terlibat langsung dalam penelitian mulai dari awal sampai penelitian berakhir. Peneliti berusaha melihat, mengamati, merasakan, menghayati, merefleksi dan mengevaluasi kegiatan pembelajaran yang berlangsung. Tahap-tahap pelaksanaan penelitian tindakan terdiri dari perencanaan (planning), pelaksanaan (action), observasi (observation), dan refleksi (reflection). Untuk mendapatkan hasil penelitian yang akurat maka data yang telah terkumpul dianalisis secara statistik yaitu mengunakan rumus mean atau rata-rata. Dari hasil penelitian didapatkan bahwa nilai rata-rata pada siklus I 75,46 dan pada siklus II diperoleh nilai rata-rata 84,04. Mengacu pada hipotesis tindakan yang diajukan dalam penelitian tindakan kelas ini maka dapat disimpulkan bahwa: ada peningkatan penguasaan materi pelajaran Sejarah pada kompetensi dasar menganalisis proses masuk dan perkembangan penjajahan Bangsa Eropa melalui model pembelajaran kooperatif Group Investigation siswa kelas XI IPS 1 SMAN 1 Balong Kabupaten Ponorogo Tahun Pelajaran 2018/2019.
|
0 |
2023 |
Penyuluhan Mengenai Penggunaan Dosis Obat Yang Tepat Kepada Masyarakat Di Desa Kairatu
(Micie Elsye Sariwating)
DOI : 10.55606/jpikes.v1i3.1407
- Volume: 1,
Issue: 3,
Sitasi : 0 21-Mar-2023
| Abstrak
| PDF File
| Resource
| Last.19-Aug-2025
Abstrak:
Obat merupakan unsur yang sangat penting dalam upaya penyelenggaraan kesehatan. Sebagian besar intervensi medik menggunakan obat, oleh karena itu diperlukan obat tersedia pada saat diperlukan dalam jenis dan jumlah yang cukup, Obat adalah bahan atau zat yang berasal dari tumbuhan, hewan,mineral maupun zat kimia tertentu yang dapat digunakan untuk mengurangi rasa sakit, memperlambat proses penyakit dan atau menyembuhkan penyakit. Obat harus sesuai dosis agar efek terapi atau khasiatnya bisa kita dapatkan. Golongan obat adalah penggolongan yang dimaksud untuk peningkatan keamanan dan ketepatan penggunaan distribusi yang terdiri dari obat bebas, obat keras, psikotropika dan narkotika, obat bebas terbatas. Sebelum kegiatan pengabdian kepada Masyarakat, dilakukan survey awal kepada kepala desa dan wawancara terhadap beberapa masyarakat terkait penggunaan dosis obat yang tepat. Setelah mendapatkan data awal dan kesepakatan waktu kami melakukan kegiatan tersebut.
Tahapan pertama yakni dengan dilakukan penyuluhan terkait Penggunaan Dosis Obat Yang Tepat kepada masyarakat dan dilanjutkan dengan pemberian edukasi serta tanya jawab terhadap pemateri. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan pada tanggal 01 Desembar 2021 bertempat di kantor desa kairatu, Kecamatan Kairatu Kabupaten Seram Bagian Barat dari jam 09.00-11.00. Kehadiran peserta saat dilakukan edukasi berjumlah 50 warga. Peserta sangat antusias dalam mengikuti setiap tahapan yang diberikan, dan saat dinerikan kesempatan untuk menanyakan terkait yang belum dipahami juga begitu interaktif.
|
0 |
2023 |
Pijat Bayi Untuk Peningkatan Nafsu Makan Di Desa Oebola
(Yurissetiowati Yurissetiowati)
DOI : 10.55606/jpikes.v3i1.2259
- Volume: 3,
Issue: 1,
Sitasi : 0 20-Mar-2023
| Abstrak
| PDF File
| Resource
| Last.19-Aug-2025
Abstrak:
Children under five years old (toddlers) are an age group that is vulnerable to nutrition and health. At this time, the child's immune system is not strong enough to catch infectious diseases. In addition, children also often have bad eating habits, namely children often do not want to eat or have a decreased appetite, causing their nutritional status to decrease and their growth and development to be disrupted. One effort that can be done to increase a child's appetite is to do baby massage. Currently massage techniques have been widely used for health and weight gain in babies. This community service method is counseling and demonstration. The community service sample is 10 mothers and toddlers. The location is in the village of Oebola, Fatuleu District, Kupang Regency. The instruments used in this community service are leaflets, and demonstrations of baby massage for each toddler. The activity was carried out on November 20 2022 at 08.00 WITA with 2 sessions namely counseling and demonstrations. The results of community service showed an increase in the knowledge of toddler mothers from the majority (50%) having sufficient knowledge to the majority (50%) having good knowledge. For children's appetite also experienced an increase from initially almost all (80%) had less appetite to almost all (90%) had a good appetite. The conclusion from this community service activity is that the provision of health education about infant massage can increase the knowledge of toddler mothers and infant massage can increase the appetite of children aged 0-5 years.
|
0 |
2023 |
PENGARUH KUALITAS KEHIDUPAN KERJA, DISIPLIN KERJA DAN KOMPETENSI TERHADAP KINERJA PEGAWAI
(Ervian Ikhe Widowati, Endang Rusdianti, Wyati Saddewisasi)
DOI : 10.26623/sbj.v1i2.6714
- Volume: 1,
Issue: 2,
Sitasi : 0 20-Mar-2023
| Abstrak
| PDF File
| Resource
| Last.09-Jul-2025
Abstrak:
Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh kualitas kehidupan kerja, disiplin kerja dan kompentensi terhadap kinerja pegawai dengan dimedsiasi oleh personal organization fit. Jumlah responden yang dilibatkan dalam penelitian ini adalah sebanyak 87 responden. Seluruh responden merupakan ASN di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Demak. Penelitian ini merupakan penelitian dengan pendekatan kuantitatif. Data dalam penelitian ini diperoleh dari hasil pengisian kuesioner. Data penelitian selanjutnya dianalisis dengan menggunakan teknik analisis SEM PLS dengan bantuan program SmartPLS versi3.Berdasarkan hasil analisis dalam penelitian ini diperoleh hasil bahwa kualitas kehidupan kerja, dkisiplin kerja dan kompetensi berpengaruh terhadap personal organization fit dan kinerja pegawai, sementara personal organizational fit juga terbuktiberpengaruh signifikan terhadap kinerja pegawai. Selanjutnya pada uji pengaruh tidak langsung, personal organizational fit terbukti dapat memediasi pengaruh tidak langsung kualitas kehidupan kerja, dkisiplin kerja dan kompetensi terhadap kinerja. This study aims to examine the effect of quality of work life, work discipline and competence on employee performance by being mediated by personal organization fit. The number of respondents involved in this study were 87 respondents. All respondents are ASN in the Department of Population and Civil Registration Demak Regency. This research is a research with a quantitative approach. The data in this study were obtained from the results of filling out the questionnaire. The research data were then analyzed using the SEM PLS analysis technique with the help of the SmartPLS version 3 program. Based on the results of the analysis in this study, it was found that the quality of work life, work discipline and competence had an effect on personal organization fit and employee performance, while personal organizational fit was also proven to have a significant effect on employee performance. Furthermore, in the indirect effect test, personal organizational fit was proven to mediate the indirect effect of quality of work life, work discipline and competence on performance.
|
0 |
2023 |
Transportasi Yang Terintegrasi di Wisata Cagar Budaya Kota Tua Jakarta
(Elfrida Ratnawati, Siti Nurbaiti)
DOI : 10.26623/jic.v8i1.5489
- Volume: 8,
Issue: 1,
Sitasi : 0 20-Mar-2023
| Abstrak
| PDF File
| Resource
| Last.09-Jul-2025
Abstrak:
The purpose of writing this article is to discuss integrated transportation in old city Jakarta. Thereare many problems faced and must be solved in order to achieve the realization of integrated transportation, so as to create a neatly organized city and to travel to the old city area, tourists must feel comfort and time efficiency. The problem faced today is that transportation to the cultural heritage of the old city is very difficult because so much land transportation passes through the old city but is not properly arranged by the city government, so there is always congestion. This writing is a normati f legal research that uses secondary data and then analyzed descriptively. This research is important to answer the problem of using fast, convenient and efficient land transportation to achieve the cultural heritage tourism of the old city in the Jakarta area. The results of this study explain that the planning of the old city area of Jakarta so that its potential is maximized through the arrangement of integrity and sustainable transportation issued by the DKI Jakarta City Government so that the arrangement of the old city is expected to become a valuable property center and grow the economy with the advantages of the old city as a business city and tourist city. Tujuan penulisan artikel ini adalah membahas transportasi yang terintegrasi di Kota Tua Jakarta. Banyak permasalahan yang dihadapi dan harus diselesaikan agar dapat mencapai terwujudnya transpotasi yang terintegrasi, sehingga tercipta kota yang tertata dengan rapi dan untuk berwisata menuju wilayah kota tua para turis harus merasakan kenyamanan dan efesiensi waktu. Permasalahan yang dihadapi saat ini adalah transportasi menuju cagar budaya kota tua sangat sulit disebabkan begitu banyak transportasi darat yang melewati kota tua tetapi tidak ditata dengan baik oleh pemerintah kotanya, sehingga selalu terjadi kemacetan. Penulisan ini merupakan penelitian hukum normatif yang menggunakan data sekunder kemudian dianalisis secara dekriptif. Penelitian ini penting dilakukan untuk menjawab permasalahan penggunaan transportasi darat yang cepat, nyaman dan efisien untuk mencapai wisata cagar budaya kota tua di wilayah Jakarta. Hasil penelitian ini menjelaskan bahwa perlu penataan kawasan kota tua Jakarta agar potensinya menjadi maksimal melalui penataan transportasi yang terintegritas dan berkelanjutan yang dikeluarkan oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta agar penataan kota tua diharapkan menjadi pusat properti yang bernilai dan menumbuhkan ekonomi dengan keunggulan kota tua sebagai kota bisnis dan kota wisata.
|
0 |
2023 |
Penataan dan Pemeliharaan hewan ternak serta Pengolahan Sampah di Desa Sambueja Kabupaten Maros
(Irmawati RJ, Akmal Novrian Syahruddin, Sitti Nurfaizah)
DOI : 10.55606/jpikes.v3i1.1393
- Volume: 3,
Issue: 1,
Sitasi : 0 18-Mar-2023
| Abstrak
| PDF File
| Resource
| Last.19-Aug-2025
Abstrak:
Penataan dan Pemeliharaan ternak di Desa Sambueja seharusnya senantiasa diperhatikan oleh pemiliknya, karena dapat menimbulkan buruknya sanitasi lingkungan, menimbulkan bau tak sedap, rumah yang tidak enak untuk dipandang, dan kotoran yang tidak dibersihkan dapat menimbulkan bibit penyakit. membiarkan ternaknya lepas tanpa pengawasan dapat beresiko menimbulkan kerugian terhadap orang lain, sehingga hal ini perlu menjadi perhatian bagi pemiliknya, Selain itu Permasalahan sampah juga menjadi persoalan di daerah tersebut. Meningkatnya populasi penduduk memicu kenaikan produksi sampah organik maupun sampah anorganik.. Kurangnya TPS (tempat pembuanagn sementara) menjadi inti permasalahan, sehingga perlu adanya upaya pengolahan sampah berupa 3R (Reduce, Reuse, Recyle) menggunakan sampah yang masih bisa digunakan kembali, mengurangi sampah dan mendaur ulang sampah agar bisa menanggulangi masalah tersebut. Tujuan dari kegiatan pengabdian ini adalah memberikan edukasi melalui penyuluhan mengenai penataan ternak dan pengolahan sampah dengan baik untuk meningkatkan pengetahuan Masyarakat terkait hal tersebut. pengadaan sarana prasarana berupa poster dan tempat sampah percontohan. Hasilnya, diperoleh pengetahuan cukup saat pre tes sebanyak (25%) dan saat post test menjadi (75,0%) artinya ada peningkatan pengetahuan tentang penataan dan pemeliharaan hewan ternak. Begitu juga dengan pengetahuan tentang pengolahan sampah diperoleh pengetahuan cukup saat pre tes sebanyak (27,27%) dan saat post test menjadi (68,75%).
|
0 |
2023 |
Penerapan Metode Forward Chaining Pada Sistem Pakar Tumbuh Kembang Balita
(Mercy Hermawati, Akbar Muchbarak)
DOI : 10.51903/juritek.v3i1.1914
- Volume: 3,
Issue: 1,
Sitasi : 0 18-Mar-2023
| Abstrak
| PDF File
| Resource
| Last.23-Jul-2025
Abstrak:
Keakuratan saat pendataan mengenai berat badan, tinggi badan, lingkar kepala pada balita merupakan salah satu hal yang sangat penting dibutuhkan untuk mengukur kesehatan dan pertumbuhan fisik balita tersebut yang digolongkan dalam kategori kurang, normal atau berlebih. Oleh karena itu, dalam mengetahui perkembangan balita, diperlukan adanya sebuah sistem supaya orangtua balita dapat mengetahui dan mengoptimalkan perkembangan balita. Penelitian ini bertujuan menerapkan metode forward chaining sebagai mesin inferensi pada sistem pakar tumbuh kembang balita. Metode pengumpulan data yang dilakukan pada penelitian ini yaitu observasi, wawancara dan studi literature. Keluaran dari penelitian ini adalah sebuah sistem yang dapat mensimulasikan pengetahuan dari seorang pakar. Sistem pakar adalah sistem komputer yang ditunjuk untuk meniru semua aspek (emulates) kemampuan pengambil keputusan (decision making) seorang pakar. Dengan adanya sistem ini, dapat membantu terutama puskesmas dan posyandu dalam hal pengarsipan data balita yang akan menjadi pembanding tumbuh kembang balita setiap bulannya.
|
0 |
2023 |