PREFERENSI GENERATOR SIKRON BERBASIS ANALITYCAL NETWORK PROCESS (ANP) UNTUK LABORATORIUM PERMESINAN KAPAL
(Sunu Arsy Pratomo, Lilin Hermawati)
DOI : 10.58192/ocean.v1i4.438
- Volume: 1,
Issue: 4,
Sitasi : 0 03-Jan-2022
| Abstrak
| PDF File
| Resource
| Last.22-Jul-2025
Abstrak:
The Government's goal to make Indonesia an Maritime Country must be supported by all elements of society, especially is from the education sector. As one of the maritime education institutions to improve competent human resources in its field, it needs training and supporting facilities and infrastructure. One way to increase competence is to supply cadets with capabilities in the field of operation and maintenance of ship machining. Synchronous generator is one of the important components in ship machining. Therefore, the ability to operate and maintain generators is absolutely necessary for cadets in the world of work. Standard selection of generator in the Shipbuilding Laboratory follows Government standards through the Ministry of Transportation Regulations. To choose the best electricity generator, a special method is needed. The solution to this problem is the use of the Analytical Network Process (ANP) to determine synchronous generators that meet the quality standards and specifications of stakeholders.By implementing ANP, the synchronous generator is obtained according to quality standards with the specifications desired by stakeholders. In applying ANP, weighting is based on criteria, namely: durability, maintenance, spare parts, specifications and price. Then obtained an electric generator with appropriate quality standards and specifications.Results of data processing using the ANP method obtained electical generator alternative selection with each weight is adalah CUMMINS GFS-C30KW 41,6 %, HARTECH HT35Y 33,9 %, and CATERPILLAR C2.2 24,5 %.
|
0 |
2022 |
KAJIAN PENEMPATAN LOKASI BANGUNAN PENGENDALI SEDIMEN (CHECK DAM) DAS TAPIN
(Rahmawati Rahmawati)
DOI : 10.26623/teknika.v16i2.4043
- Volume: 16,
Issue: 2,
Sitasi : 0 30-Dec-2021
| Abstrak
| PDF File
| Resource
| Last.09-Jul-2025
Abstrak:
<p>Sediment is material that is carried away and moves in the direction from flow of river water and settle downstream of a watershed. Changes in land use in the upstream watershed have the potential to increase sediment. Then, the increase in population will be proportional to the increasing need for land both for settlement and agriculture so that forest land will be looted and increase sedimentation. To overcome these problems, it is necessary to study the placement of sediment control buildings or check dams. Sedimentation is influenced by the amount of erosion. Erosion and sedimentation analysis were analyzed using Arc SWAT and from the results of the erosion analysis in the Tapin watershed, the average heavy class is less than 180 tons. Changes in sedimentation value from the dam plan to the present are 1.6 mm/yr until 1.8 mm/yr. Analysis used for selection of check dam locations is AHP (Analytical Hierarchy Process) Expert Choice. From the analysis of the selection of priority check dam locations Sub Watershed 1. The design flood discharge analysis for Q 50 years that uses ITB-2 method is 41.34 m<sup>3</sup>/second. The hydraulic aspect of the check dam in Sub watershed 1 is adjusted to the existing cross section of the river and prevous analysis, the results of analysis of sediment inflow are 6.592,05 m<sup>3</sup>/year and storage capacity is 49.132,00 m<sup>3</sup>, namely the building height is 3.75 meters.</p>
|
0 |
2021 |
PENINGKATAN PEMAHAMAN PENANGANAN NARAPIDANA ANAK DI BALAI PEMASYARAKATAN KELAS II KARANGASEM PADA MASA COVID-19
(Aprilia Setiawati Aprilia Setiawati Soleha)
DOI : 10.26623/kdrkm.v2i2.3886
- Volume: 2,
Issue: 2,
Sitasi : 0 29-Dec-2021
| Abstrak
| PDF File
| Resource
| Last.09-Jul-2025
Abstrak:
<p> Peningkatan pemahaman penanganan narapidana anak yang di lakukan di balai pemasyarakatan kelas II karangasem saat ini berbeda prosedur dalam pendampingannya khususnya asimilasi tidak bisa dilakukan ditempat pada masa pandemi COVID-19 mengambil langkah alternatif dilakukan dengan cara virtual daring dan virtual meeting sejenis komunikasi yang bisa dilakukan dengan menggunakan laptop melalui aplikasi zoom. Penanganan narapidana anak merupakan upaya dalam proses membangun lagi kepercayaan sosial setelah terjadi disintegrasi bagi narapidana anak sebagai pelanggar hukum sejalan dengan tujuan dari balai pemasyarakatan (BAPAS) kelas II Karangasem. Narapidana anak di BAPAS Kelas II Karangasem merupakan anak yang menjalani masa bimbingannya atas tuntutan dan putusan Pengadilan terhadap tindak pidana yang di lakukan anak ketika anak berhadapan dengan hukum (ABH) itu sendiri. Terdapat bentuk perhatian dalam proses bimbingan dalam BAPAS Kelas II Karangasem meluncurkan inovasi Wayan Jempolan dengan maksud memberikan kemudahan kepada klien Bapas untuk melaksanakan wajib lapor diri di tengah pandemi Covid-19 tidak harus datang jauh ke kantor Bapas, tetapi tim pelaksana kegiatan yang datang menerima wajib lapor dan melaksanakan bimbingan di daerah klien. Metode yang diterapkan dalam kegiatan ini adalah metode penyuluhan terhadap narapidana anak dalam perumusan materi yang di sampaikan. Luaran dalam kegiatan ini memberikan nilai positif terhadap peningkatan penanganan narapidana anak secara virtual daring dan virtual meeting yang tetap maksimal berjalan walaupun memiliki beberapa kendala di tengah pandemi COVID-19.</p> <strong>Kata Kunci: Narapidana Anak, BAPAS Kelas II Karangasem, Pandemi COVID-19</strong>
|
0 |
2021 |
Kecerdasan Emosi dengan Resiliensi Berdasarkan Jenis Kelamin pada Remaja di Panti Asuhan
(Pujining Wanodya Nyiagani, Wahyuni Kristinawati)
DOI : 10.26623/philanthropy.v5i2.4446
- Volume: 5,
Issue: 2,
Sitasi : 0 28-Dec-2021
| Abstrak
| PDF File
| Resource
| Last.09-Jul-2025
Abstrak:
<p>Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara kecerdasan emosi dengan<br /> resiliensi ditinjau dari jenis kelamin pada remaja yang tinggal di panti asuhan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain korelasional dan komparatif. Sampel penelitian yaitu 55 remaja yang tinggal di panti asuhan yang dipilih dengan teknik purposive sampling di Kabupaten Karanganyar. Kriteria responden yaitu remaja berusia 12-21 tahun dan tinggal di panti asuhan selama lebih dari 1 tahun. Alat ukur menggunakan skala resiliensi dari Connor dan Davidson (2003) dan skala kecerdasan emosi dari Schutte, Malouff, Hall, Hagegerty, Cooper, Golden, dan Domheim (1998). Analisis data menggunakan uji korelasi product moment pearson dan t-test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: pertama, ada hubungan positif antara kecerdasan emosi dengan resiliensi pada remaja yang tinggal di panti asuhan dengan (r) sebesar 0,552 memiliki signifikansi 0,000 (p<0,05). Kedua, ada hubungan positif antara kecerdasan emosi dengan resiliensi remaja laki-laki dengan (r) sebesar 0,640 memiliki signifikansi 0,003 (p<0,05) dan remaja perempuan dengan (r) sebesar 0,516 memiliki signifikansi 0,001 (p<0,05). Ketiga, tidak terdapat perbedaan antara remaja laki-laki dan perempuan panti asuhan dalam hal kecerdasan emosi dengan (p=0,149; p>0,05) maupun resiliensi (p=0,917; p>0,05). Keempat, skor<br /> resiliensi dan kecerdasan emosi remaja yang tinggal di panti asuhan berkategori sedang.</p>
|
0 |
2021 |
TINJAUAN KEPUASAN PASIEN TERHADAP PELAYANAN PETUGAS PENDAFTARAN RAWAT JALAN DI RUMAH SAKIT BHAKTI KARTINI TAHUN 2021
(Anisa Dyah Irawati, Puteri Fannya, Laela Indawati, Nanda Aula Rumana)
DOI : 10.55606/klinik.v1i1.163
- Volume: 1,
Issue: 1,
Sitasi : 0 28-Dec-2021
| Abstrak
| PDF File
| Resource
| Last.19-Aug-2025
Abstrak:
Patient satisfaction is the same as the results of the assessment in the form of emotional responses ranging from feelings of pleasure or satisfaction obtained by patients because of the fulfillment of expectations or desires in using or receiving services. The impact of low patient satisfaction on services at outpatient registration is that it can cause a decrease in the quality of hospital services and result in a decrease in patient visits at the hospital. The purpose of this study was to determine the level of patient satisfaction with the services of outpatient registration officers at Bhakti Kartini Hospital. The method used is descriptive quantitative by distributing questionnaires to 106 respondents measured on 5 dimensions of service quality. From these studies it is known that the percentage of satisfaction to the dimensions of reliability 81.1%, responsiveness 84.9%, assurance 84%, empathy 79.2%, and the physical tangibles 82.1%. Thus, it is known that the level of patient satisfaction with the services of outpatient registration officers at Bhakti Kartini Hospital is 83% and those who are dissatisfied are 17%. Based on the results, the level of satisfaction obtained has not yet reached the minimum hospital service standard that has been set by Kepmenkes 129 in 2008 which is at least 90%.
|
0 |
2021 |
Desain Perancangan Sistem Pakar Diagnosa Penyakit Saluran Pernapasan Berbasis Web
(Rayuwati Rayuwati, Amna Abdurrahman)
DOI : 10.51903/pixel.v14i2.205
- Volume: 14,
Issue: 2,
Sitasi : 0 24-Dec-2021
| Abstrak
| PDF File
| Resource
| Last.23-Jul-2025
Abstrak:
Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) merupakan masalah kesehatan yang sangat serius di Indonesia. Menurut Riset Kesehatan Dasar (RISKESDAS) penyakit ISPA tertinggi berada pada provinsi Nusa Tenggara Timur (41,7%), Papua (31,1%), Aceh (30,0%), Nusa Tenggara Barat (28,3%), dan Jawa Timur (28,3%). Pada Riskesdas 2007, Nusa Tenggara Timur juga merupakan provinsi tertinggi dengan ISPA. Periode waktu penyebaran penyakit ISPA di Indonesia menurut Riskesdas tahun 2013 sebesar 25,0% , tidak jauh berbeda dengan tahun 2007 sebesar 25,5%.
Masyarakat terkadang enggan untuk memeriksakan diri ke dokter dan cenderung mengabaikan penyakit ini. Untuk solusi dari permasalahan tersebut maka diperlukan suatu sistem yang dapat membantu masyarakat dalam mendiagnosa penyakit gangguan pernapasan sehingga nantinya masyarakat dapat lebih mudah berkonsultasi untuk mengantisipasi dampak yang lebih buruk . Salah satu sistem yang dapat digunakan untuk membantu diagnosis adalah sistem pakar. Sistem ini bukan untuk menggantikan kedudukan pakar, tetapi memasyarakatkan pengetahuan dan pengalaman seorang pakar.
|
0 |
2021 |
PERAN LIKUIDITAS, PENDANAAN MODAL KERJA DALAM MENINGKATKAN KINERJA BISNIS PERUSAHAAN MANUFAKTUR DI BURSA EFEK INDONESIA
(Desak Ayu Sriary Bhegawati, Desak Made Sukarnasih, Made Dian Putri Agustina)
DOI : 10.26623/slsi.v19i4.4244
- Volume: 19,
Issue: 4,
Sitasi : 0 24-Dec-2021
| Abstrak
| PDF File
| Resource
| Last.09-Jul-2025
Abstrak:
Tujuan utama perusahaan adalah untuk memaksimalkan kekayaan pemegang saham sebagai pemilik perusahaan. Cara yang dilakukan dalam mencapai tujuan dengan meningkatkan kinerja perusahaan. Sumber daya perusahaan yang ada digunakan dalam mencapai kinerja bisnis yang baik yang tercermin pada profitabilitasnya. Likuiditas merupakan bagian dari sumber daya yang secara langsung dapat mempengaruhi profitabilitas perusahaan. Peningkatan efisiensi perusahaan dalam menghasilkan pengembalian investasi yang diharapkan investor dapat dilihat pada peningkatan likuiditas. Semakin tinggi likuiditas yang digunakan oleh bisnis, semakin baik kinerja bisnis yang dapat dicapai. Selain likuiditas Pendanaan modal kerja membawa dampak pada peningkatan kinerja perusahaan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh likuiditas dan pendanaan modal kerja terhadap kinerja komersial perusahaan manufaktur di bursa efek Indonesia. Penelitian ini menggunakan populasi sebanyak 70 perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia. Bursa Efek Indonesia tahun 2018-2020. Penentuan sampel menggunakan metode purposive sampling dengan kriteria sehingga dengan periode penga matan 3 tahun sejumlah 183. Teknik analisis yang digunakan adalah uji analisis regresi linier berganda dan uji kelayakan model. Hasil penelitian ini menunjukkan: likuiditas, dan pendanaan modal kerja berpengaruh positif terhadap kinerja perusahaan.Kata Kunci : Likuiditas, Pendanaan Modal Kerja, Kinerja Perusahaan, Perusahaan Manufaktur.
|
0 |
2021 |
ANALISIS SISTEM INFORMASI AKUNTANSI DAN PENGENDALIAN INTERNAL PERSEDIAAN BARANG DAGANG PADA PT.KIMIA FARMACABANG SEMARANG
(Enggal - Prayugo, Ardiani Ika Sulistyawati)
DOI : 10.26623/slsi.v19i4.4127
- Volume: 19,
Issue: 4,
Sitasi : 0 24-Dec-2021
| Abstrak
| PDF File
| Resource
| Last.09-Jul-2025
Abstrak:
Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah bagaimanakah Bagaimana penerapan sistem pengendalian intem persediaan barang dagangan pada PT.Kimia Farma Trading & Distribution cabang semarang. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana sistem pengendalian intem persediaan barang dagangan pada PT. Kimia Farma Trading & Distribution cabang semarang. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif. Data yang digunakan adalah data sekunder dan data primer. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik wawancara. Metode analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis kualitatif.Berdasarkan deskripsi hasil penelitian, didalam PT. Kimia Farma Trading & Distribution Semarang sudah memiliki struktur organisasi yang jelas dalam hal pekerjaan apa yang harus di lakukan, namun dalam kenyataannya masih ada beberapa yang kurang efektif sehingga terkadang karyawan masih mendapakan tugas ganda untuk membantu bagian yang kosong hal itu bisa membuat karyawan tidak fokus dengan pekerjaan yang sedang dilakukan dan dapat mengakibatkan kesalahan. Hal ini juga belum mencerminkan adanya prinsip pemisahan yang baik, yaitu pemisahan tugas. dalam peraktek yang sehat pengecekan perhitungan fisik persediaan dilakukan 3 bulan sekali atau 4 kali dalam satu tahun Dari sistem yang kurang baik tersebut menyebabkan sering terjadinya kehilangan persediaan barang dagangan pada PT.Kimia Farma Trading & Distribution cabang semarang. Kata kunci : Pengendalian Intem, Sistem Akuntasi Persediaan
|
0 |
2021 |
CHARACTERISTICS EVALUATION, NUTRITION CONTRIBUTION OF IRRIGATION WATER AND STRAW TOWARD RESPONSE TO NUTRITIONAL POTASSIUM FERTILIZATION IN PADDY FIELD
(Antonius Kasno, Diah Setyorini, Ladiyani Retno Widowati, Tia Roestaman)
DOI : 10.24246/agric.2021.v33.i2.p189-198
- Volume: 33,
Issue: 2,
Sitasi : 0 21-Dec-2021
| Abstrak
| PDF File
| Resource
| Last.07-Jul-2025
Abstrak:
Potassium is one of the primary macro nutrients along with N and P nutrients, which plants need in large quantities. Lack of K nutrients, one of which can inhibit photosynthetic transport to plant seeds. The availability of K nutrients in paddy soil varies greatly depending on the chemical properties of other soils. This paper aims to evaluate the nutrient K characteristics of paddy fields, the K contribution from irrigation water and harvested straw, and the response of fertilization to rice yields. The availability of K nutrients, apart from being influenced by clay mineral composition, clay content, organic C and soil CEC, is also influenced by N fertilization, soil pH, exchangeable of Ca and Mg, and N-total. The content of potential K and exchangeable of K increases in paddy fields which are further east of Java Island because they have soil with parent material that is rich in potassium minerals. The content of exchangeable K is very closely related to the potential K with R2 = 0.53 (n = 73). Based on the map of the nutrient status of K rice fields with a scale of 1:250,000 in 23 provinces in Indonesia, it is known that most of the paddy fields have moderate K status at 37% and high 48%. The K content in paddy soil can be contributed by irrigation water as much as 7-74 kg K/ha/season. If all of the remaining rice straw from crop yields is returned to the field, the K nutrient requirements for rice plants in the medium and high K nutrient status fields have been fulfilled. The response to K fertilization in rice plants was only visible when the exchangeable K content < 0.10 cmol(+)/ kg. The policy implication of this paper is that K fertilization is focused on paddy fields with low K content, the effectiveness of K fertilization can be increased by returning rice straw from crop residues and proper N fertilization.
|
0 |
2021 |
INITIAL VALIDATION OF “WeRise” TECHNOLOGY FOR PLANTING TIME DETERMINATION AT RAINFED LOWLAND USING INPARI 41 VARIETY
(Nurwulan Agustiani, Sujinah Sujinah, Z. M. Hikmah, L. Hadiawati, Samijan Samijan, Y. Kamal, M. I. Wahab, L. Lliorca, K. Hayashi)
DOI : 10.24246/agric.2021.v33.i2.p165-174
- Volume: 33,
Issue: 2,
Sitasi : 0 17-Dec-2021
| Abstrak
| PDF File
| Resource
| Last.07-Jul-2025
Abstrak:
WeRise is a rainfed specific technology (IRRI-JIRCAS-IAARD) that helps farmers to determine planting time according to rainfall distribution and specific variety. The research was conducted in West Nusa Tenggara (WNT) and Central Java at 2018, involving 15 farmers in each location. It compared planting time according to WeRise’s recommendation (1) and farmers’ practice (2), using the same variety, namely Inpari 41, which is a specific high yielding variety for rainfed. It was analyzed using the T test at the 5% level. The best WeRise’s recommendations in WNT was ± 1 December 2018, while farmers’ planting time was carried out on ± 15 November 2018. Meanwhile, in Central Java WeRise’s recommendations was same as the farmers, on ± 15 November 2018. However, testing was still carried out following the second / third alternative WeRise recommendation even though the yield prediction were lower (1 December 2018). The yield from WeRise treatment and farmer practices was not significantly different with an average yield of 5.01 t ha-1 for the WeRise treatment and 4.84 t ha-1 for farmer practice in Central Java and an average yield of 5.44 t ha-1 for the WeRise treatment and 5.65 t ha-1 for farmer practice in WNT. This means that in this initial validation WeRise had shown a fairly good performance with equivalent yield to farmers. However, it was suspected that Werise’s prediction in Central Java was still too low or 54% lower than the actual yield, while the prediction in NTB reaches 102%.
|
0 |
2021 |