PENYULUHAN BERMAIN TERAPEUTIK PADA ANAK DI RUMAH PADA MASA PANDEMI COVID – 19 DI WILAYAH RT 07 RW III KELURAHAN NGIJO KECAMATAN GUNUNG PATI SEMARANG
(Erni Suprapti, Diana Dayaningsih, Afifah Kurniawati, Afifah Muslim, Afriza Prima S, Abu Kholid, Ayatulloh Boy Adam)
DOI : 10.55606/pkmsisthana.v3i1.38
- Volume: 3,
Issue: 1,
Sitasi : 0 01-Jun-2021
| Abstrak
| PDF File
| Resource
| Last.19-Aug-2025
Abstrak:
Pandemi covid-19 memaksa anak-anak untuk stay di rumah untuk menghindari penularan. Hal ini membuat anak menjadi bosan dan jenuh yang berakibat stress pada anak. Orang tua memiliki peranan penting dalam mendampingi anak-anak selama di rumah. Peran orang tua di masa Covid-19 adalah sebagai pembimbing, pendidik, penjaga, pengembang, dan pengawas bagi anak-anak. Peran yang selama ini dilaksanakan di satuan pendidikan beralih fungsi di satuan keluarga. Salah satu peran khusus yang harus dilakukan orang tua adalah bermain bersama anak. Bermain merupakan kebutuhan dasar anak dan menjadi momen yang penting bagi perkembangan anak. Bermain terapeutik bertujuan untuk meningkatkan kesehatan emosi pada anak. Melalui bermain terapuetik seorang anak dapat mengekspresikan perasaan emosi dan membantu anak mengurangi ketakutannya. Peran orang tua menjadi lebih besar dalam mendampingi anak bermain selama di rumah. Perawat anak memiliki tanggung jawab dalam mempersiapkan orang tua mendampingi anak secara maksimal untuk mencapai pertumbuhan dan perkembangan yang optimal. Tim pengabdian masyarakat Akper Kesdam IV/Diponegoro berupaya untuk memberikan edukasi tentang bermain therapeutik pada anak selama masa pandemi covid-19 yang sasarannya adalah ibu-ibu yang mempunyai anak Balita. Hal ini dilakukan berdasarkan Analisa munculnya permasalahan pada anak-anak yang merasa bosan dan jenuh dan berakibat stress pada anak dan kebingungan ibu dalam memberikan permainan yang tepat untuk anak selama masa pandemi covid ini. Edukasi yang diberikan melalui penyuluhan dengan memberikan pengetahuan tentang permainan yang dapat diberikan kepada anak selama masa pandemi covid-19. Koordinasi dilakukan dengan berbagai pihak terkait sehingga pelaksanaan penyuluhan berjalan dengan lancar. Dikarenakan masa pandemic covid-19, dimana tidak diperbolehkan untuk berkumpul dengan jumlah orang yang banyak, maka penyuluhan diberikan lewat zoom meeting. Hasil dari penyuluhan ini ibu-ibu merasa puas dan senang mendapatkan pengetahuan tentang bermain therapeutik untuk anak selama masa pandemic covid-19 dan semuanya mempraktekkan ilmu pengetahuan yang sudah diberikan. Anak-anak juga merasa senang dan stress pada anak berkurang.
|
0 |
2021 |
MANAJEMEN STRESS LANSIA AGAR SEHAT DAN TERBEBAS DIABETES MILLITUS
(Tuti Anggarawati, Nanang K.A, Khairun Nisa, Alfatihah H.A.F, Andi Widianto, Figik Kurniawan)
DOI : 10.55606/pkmsisthana.v3i1.39
- Volume: 3,
Issue: 1,
Sitasi : 0 01-Jun-2021
| Abstrak
| PDF File
| Resource
| Last.19-Aug-2025
Abstrak:
Prevalensi diabetes tipe 2 terkait usia lansia sampai tahun 2030 mengalami peningkatan tajam karena diprediksi lebih dari 82 juta populasi lansia di negara berkembang menderita diebetes. Tipe 2 merupakan bentuk penyakit yang sering di lansia dan merupakan ancaman serius terhadap kesehatan karena terjadi komplikasi kronis. Tanda dan gejala diabetes pada lansia sering kali tidak jelas dan diagnosa biasanya terlambat. Gejala diabetes dapat muncul tidak
spesifik dan tidak pasti, seperti keletihan, inkontinensia urin, atau perubahan status mental seperti depresi, konfusi, dan apatis.
Beberapa ahli berpendapat bahwa dengan meningkatnya umur maka intoleransi terhadap glukosa juga meningkat. Peningkatan kadar gula darah pada lansia disebabkan oleh beberapa hal, yaitu fungsi pankreas dan sekresi insulin yang berkurang, perubahan karena lansia sendiri yang berkaitan dengan resistensi insulin akibatnya kurangnya massa otot dan perubahan vaskuler, aktifitas fisik yang berkurang, banyak makan dan kegemukan, stress, sering menggunakan obat-obatan, dan adanya faktor keturunan.
Stres memicu reaksi biokimia tubuh melalui 2 jalur, yaitu neural dan neuroendokrin. Reaksi pertama respon stres yaitu sekresi sistem saraf simpatis untuk mengeluarkan norepinefrin yang menyebabkan peningkatan frekuensi jantung. Kondisi ini menyebabkan glukosa darah meningkat guna sumber energi untuk perfusi. Peningkatan hormon stres yang diproduksi dapat menyebabkan kadar gula darah menjadi meningkat. Kondisi yang rileks dapat mengembalikan kotra-regulasi hormon stres dan memungkinkan tubuh untuk menggunakan insulin lebih efektif.
Seseorang yang terkena diabetes akan memerlukan pengobatan yang terus-menerus untuk mengontrol kadar gula darah dan mencegah komplikasi. Tapi ada pengobatan lain yang bisa dilakukan sendiri untuk membantu mencegah penyakit ini bertambah buruk. Stres yang tinggi yang dialami penderita dapat meningkatkan angka kesakitan dan kematian, sehingga dibutuhkan kemampuan penderita dalam melakukan perawatan diri dengan memanajemen stress yang dialami.
|
0 |
2021 |
KINERJA KARYAWAN DITINJAU DARI ETOS KERJA, BUDAYA ORGANISASI, DAN KECERDASAN EMOSIONAL PADA DINAS PERDAGANGAN KOTA SURAKARTA
(Fitri Ita Muniroh, Sudarwati Sudarwati, Istiqomah Istiqomah)
DOI : 10.51903/e-bisnis.v14i1.312
- Volume: 14,
Issue: 1,
Sitasi : 0 24-May-2021
| Abstrak
| PDF File
| Resource
| Last.23-Jul-2025
Abstrak:
Penelitiaan ini berutujuan untuk mengetahui pengaruh kinerja karyawan ditinjau dari etos kerja, budaya organisasi, dan kecerdasan emosional pada Dinas perdagangan kota Surakarta. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling yang menghasilkan sampel sebanyak 45 pegawai. Teknik untuk memperoleh data menggunakan teknik kusioner. Metode penelitian dengan teknik analisis data menggunakan uji validitas, reliabilitas, asumsi klasik, analisis regresi berganda serta uji hipotesis. Hasil penelitian menunjukan bahwa secara simultan etos kerja,budaya organisasi, dan kecerdasan emosional berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan sedangkan secara parsial etos kerja tidak berpengaruh terhadap kinerja karyawan sebaliknya budaya organisasi dan kecerdasan emosional berpengaruh terhadap kinerja karyawan.
|
0 |
2021 |
Penentuan Status Kewaspadaan COVID-19 Pada Suatu Wilayah Menggunakan Metode Fuzzy Inference System (FIS) Mamdani
(Adella Septiana Mugirahayu, Lilik Linawati, Adi Setiawan)
DOI : 10.24246/juses.v4i1p28-39
- Volume: 4,
Issue: 1,
Sitasi : 0 01-Apr-2021
| Abstrak
| PDF File
| Resource
| Last.07-Jul-2025
Abstrak:
Pada tahun 2020, Indonesia menjadi salah satu negara yang mengalami pandemi Coronavirus Disease 19 (COVID-19) akibat virus SARS-CoV-2. Mengatasi hal tersebut, pemerintah harus menetapkan kebijakan yang efektif dengan memperhatikan situasi dan kondisi setiap daerah. Salah satu caranya adalah dengan menentukan status kewaspadaan. Di Indonesia, status kewaspadaan wilayah diserahkan pada kebijakan pemerintah daerah masing-masing yang menyebabkan adanya penilaian secara subjektif oleh pemerintah daerah,sehingga banyak definisi dan batasan yang kurang jelas mengenai penentuan status kewaspadaan. Permasalahan tersebutlah yang melatarbelakangi penelitian ini, dimana akan dicari suatu model berdasarkan metode Fuzzy Inference System (FIS) Mamdani untuk menentukan status kewaspadaan COVID-19 berdasarkan variabel terkait dan aturan yang berlaku. Data yang digunakan adalah data harian COVID-19 Provinsi Jawa Barat (1 April – 15 Juli 2021). Data yang digunakan berjumlah 27 kelompok data wilayah yang terdiri dari 4 variabel. Variabel inputnya adalah kasus positif COVID-19, kasus Orang dalam Pemantauan (ODP), dan kasus Pasien dalam Pemantauan (PDP), dan masing-masing variabel didefinisikan menjadi 5 himpunan Fuzzy, yaitu Sangat Rendah, Rendah, Sedang, Tinggi, dan Sangat Tinggi. Variabel output-nya didefinisikan dalam 5 himpunan Fuzzy tentang Status Kewaspadaan seperti peraturan Pemda Jabar yaitu status HIJAU, BIRU, KUNING, MERAH, dan HITAM. Semua variabel menggunakan fungsi keanggotaan representasi kurva segitiga. Proses analisis data menggunakan software Matlab. Keberhasilan model dinilai dari persentase kesamaan status yang diperoleh dengan membandingkan hasil analisis FIS Mamdani dengan data status kewaspadaan real. Setelah melakukan 4 kali pengulangan analisis, dimana pada setiap analisis dilakukan perubahan domain pada himpunan Fuzzy, didapatkan model dengan persentase kesamaan status rata-rata sebesar 81%, pada data 6 wilayah di Jawa Barat.
|
0 |
2021 |
Implementasi Microsoft Power BI Dalam Memantau Kehadiran dan Transportasi Pegawai
(Shabrina Zata Yumni, Widowati Widowati)
DOI : 10.24246/juses.v4i1p1-8
- Volume: 4,
Issue: 1,
Sitasi : 0 01-Apr-2021
| Abstrak
| PDF File
| Resource
| Last.07-Jul-2025
Abstrak:
Absensi karyawan merupakan suatu hal yang penting dalam operasional kantor. Absensi secara tidak langsung dapat menggambarkan pola kerja dari karyawan yang terdapat di suatu perusahaan. Absensi juga dapat memengaruhi hal-hal lain, salah satunya adalah keproduktivitasan karyawan. Jika tingkat produktivitas karyawan dalam suatu perusahaan relatif tinggi, maka karyawan mampu memenuhi target yang telah ditentukan oleh perusahaan. Dengan informasi dari data-data tersebut akan diperoleh data yang besar dan belum di proses. Agar data tersebut dapat diolah menjadi informasi yang bernilai, dibutuhkan sebuah bisnis intelligence (BI) software yang dapat memvisualisasikan data-data tersebut sehingga dapat menampilkan informasi mengenai data kehadiran dan data transportasi. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan dashboard yang menggambarkan mengenai data kehadiran sehingga perusahaan mengetahui trend dari kehadiran mengenai jam kehadiran hingga status kehadiran karyawan dan data transportasi dari pengeluaran tiap jenis kendaraan hingga tiap kode perjalanan yang nantinya akan mempermudah perusahaan dalam memantau. Penelitian ini dilakukan menggunakan BI software, yaitu Microsoft Power BI untuk dapat memvisualisasikan mengenai data yang didapat dan Microsoft SQL Server Management Studio untuk membuat gudang data. Hasil dari penelitian ini adalah dashboard daily attendance dengan grafik Clock In memperlihatkan presensi terbanyak pada pukul 10.00 dan grafik Clock Out memperlihatkan presensi terbanyak pada pukul 18.00. Lalu, dashboard trip dengan informasi total tarif terbesar berdasarkan kode perjalanan adalah “19AC0113” dengan total melebihi Rp. 9.000.000,00 dari karyawan PT. ATG dan dashboard trip information memperlihatkan penggunaan transportasi terjadi pada tiga kota, yaitu Jakarta, Bandung, dan Surabaya dengan total tarif terbesar terdapat di Jakarta sebesar Rp. 99.552.000.
|
0 |
2021 |
Identifikasi Problematika Evaluasi Pendidikan Karakter di Sekolah
(Das Salirawati)
DOI : 10.24246/juses.v4i1p17-27
- Volume: 4,
Issue: 1,
Sitasi : 0 01-Apr-2021
| Abstrak
| PDF File
| Resource
| Last.07-Jul-2025
Abstrak:
Pencanangan pendidikan karakter telah dimulai sejak 10 tahun lalu. Namun, hasil pelaksanaanya di sekolah belum diketahui secara pasti, sehingga diperlukan identifikasi mengenai problematika evaluasi pendidikan karakter di sekolah. Artikel ini bersifat deskriptif mengenai identifikasi bagaimana cara mengevaluasi keberhasilan pendidikan karakter di sekolah dengan tepat, sehingga nilai-nilai karakter tersebut secara nyata terinternalisasi dalam jiwa anak didik, tertampilkan dalam perilaku yang baik, dan akhirnya muncul sebagai habit (kebiasaan) yang membudaya. Beberapa faktor penyebab tidak berhasilnya implementasi pendidikan karakter sampai saat ini adalah (1) belum adanya model evaluasi pendidikan karakter sebagai pedoman operasional dalam melakukan evaluasi pendidikan karakter peserta didik secara tepat, efisien dan efektif, (2) pendidikan terlalu menekankan pada aspek intelektual sebagai ukuran keberhasilan, sehingga pembentukan karakter yang baik terabaikan, (3) tidak adanya penerapan pendidikan karakter secara menyeluruh, melainkan sekedar memenuhi kewajiban mengajar, tanpa mengetahui bagaimana seharusnya, (4) anak belum mendapatkan model yang dapat menjadi teladan, dan (5) derasnya informasi yang diterima anak tanpa penyaring. Beberapa langkah evaluasi pendidikan karakter yang diusulkan untuk mengatasi masalah utama evaluasi pendidikan karakter adalah (1) mendefinisikan atau memberi makna secara khusus pada karakter yang akan dicapai, (2) elaborasi terhadap substansi makna yang terkandung dalam karakter tersebut melalui suatu hierarki perilaku: moral knowing, moral feeling, dan moral action, (3) menyusun indikator hasil belajar yang harus dikuasai oleh anak sesuai tahap perkembangannya, (4) menjabarkan indikator karakter menjadi indikator penilaian dalam bentuk rubrik.
|
0 |
2021 |
ANALISIS REGRESI LINEAR DAN MOVING AVERAGE DALAM MEMPREDIKSI DATA PENJUALAN SUPERMARKET
(Nur Nafi'iyah, Eka Rakhmawati)
DOI : 10.51903/jtikp.v12i1.230
- Volume: 12,
Issue: 1,
Sitasi : 0 10-Mar-2021
| Abstrak
| PDF File
| Resource
| Last.23-Jul-2025
Abstrak:
Sales in supermarkets during the Covid 19 pandemic will change normally. Sales in normal times may always be crowded and a lot. It is different during a pandemic because several layers of society experience economic difficulties. Supermarkets that cannot solve this problem may have a loss or may have to close temporarily. From this background, we propose a predictive analysis of sales of electronic and health goods in supermarkets using Linear Regression and Moving Average methods. The data used in this research were taken from the Kaggle dataset website. The data consists of several types of goods, but we use the electronics and health categories. The purpose of this research to analyze the two algorithms in predicting electronic sales and health data. The tool used to help analyze is python. How to analyze the two algorithms with MSE (Mean Square Error) and RMSE. The results of the analysis show that the Moving Average method has the best performance as evidenced by the MSE and RMSE values ??of electronic data which are 57,603, 7.59, health data are 50,489, 7,106. While the linear regression method prediction results on electronic data and health, the MSE and RMSE values ??are 114.79, 10.71, 59.965, 7,744.
|
0 |
2021 |
SISTEM INFORMASI PENGELOLAAN KEUANGAN BERBASIS CLIENT SERVER PADA SMA KY AGENG GIRI BANYUMENENG MRANGGEN DEMAK
(Iwan Koerniawan, Irma Fatmawati)
DOI : 10.51903/jtikp.v12i1.237
- Volume: 12,
Issue: 1,
Sitasi : 0 10-Mar-2021
| Abstrak
| PDF File
| Resource
| Last.23-Jul-2025
Abstrak:
SMA Ky Ageng Giri adalah lembaga pendidikan dalam naungan yayasan yang beralamat di Girikusumo desa Banyumeneng kecamatan Mranggen, kabupaten Demak. Masalah yang sering di hadapi SMA Ky Ageng Giri ini, pencatatan dan perhitungan masih menggunakan sistem manual, penyajian laporan menggunakan software Microsoft Excel yang hasil laporannya berupa lembaran print out, mengakibatkan penumpukan arsip buku dan kesulitan dalam pencarian data. Update dan posting setiap transaksi keuangan belum bisa dilakukan secara cepat, tepat dan akurat karna pengolahan data semua dilakukan secara manual. Penggunaan komputer yang masih single user dan tidak adanya hak akses yang mengamankan data tersebut sehingga kerahasiaan dokumen dan laporan keuangan masih dapat dimanipulasi oleh pihak yang tidak bertanggung jawab.
Sistem informasi keuangan yang baru diharapkan mampu memberikan laporan-laporan keuangan secara cepat dan akurat, serta dapat memberitahukan pendapatan dan pengeluaran setiap hari, tingkat keamanan dapat terjamin karena pada saat masuk ke sistem terdapat password. Dengan adanya database yang berbasis clien server maka tiap-tiap user akan lebih efektif pada saat bekerja.
Kata Kunci : Sistem Informasi, Keuangan, Client Server.
|
0 |
2021 |
Potensi Ekstrak Daun Insulin (Tithonia diversifolia (Hemsl.) A. Gray) Terhadap Profil Kadar Glukosa Darah, Kadar Malondialdehid dan Histologi Islet Langerhans Pankreas Tikus Putih (Rattus norvegicus L.) Hiperglikemik
(Anisa Rachma Sari, Tyas Rini Saraswati, Enny Yusuf Wachidah Yuniwarti)
DOI : 10.26623/jtphp.v16i1.4403
- Volume: 16,
Issue: 1,
Sitasi : 0 22-Feb-2021
| Abstrak
| PDF File
| Resource
| Last.09-Jul-2025
Abstrak:
Diabetes mellitus is a degenerative disease with high risk. This disease can be caused by an increase in free radicals in the body. Free radicals in the body can be detected by testing malondialdehyde levels. The increase in free radicals can cause damage to the pancreatic islet Langerhans so that insulin ability is reduced. The reduced ability of insulin causes hyperglycemic conditions, which are the first symptoms of DM. The use of medicinal plants is widely used by the community as an alternative treatment for this disease. The insulin leaf plant (Tithonia diversifolia) is empirically used by the public as an antihyperglycemic drug. The aim of this study was to examine the ability of insulin and glibenclamide leaf extracts to reduce the level of free radicals in hyperglycemic conditions and to describe their ability to repair Langerhans islets damaged by toxic substances so that the blood glucose levels of hyperglycemic rats could return to normal. Hyperglycemic rats were obtained by injecting alloxan monohydrate at a dose of 150 mg/ BW of rats into male Rattus norvegicus intraperitoneally. This study used a completely randomized design (CRD), with four treatments with five replications each, namely group P1 as control mice, group P2 as hyperglycemic rats given 10 mg/ BW dose of glibenclamide/day, group P3 as hyperglycemic rats. who were given insulin leaf extract at a dose of 150 mg/ BW rats /day and group P4 as hyperglycemic rats who were given insulin leaf extract at a dose of 300 mg/ BW rats /day. The results showed that the administration of insulin leaf extract at a dose of 300 mg/ BW for rats/day was able to make blood glucose levels significantly different, but the malondialdehyde levels were not significantly different than control rats. In addition, administration of insulin leaf extract at a dose of 300 mg/ BW rats/day to hyperglycemic rats was also able to improve the condition of the Langerhans pancreatic islet towards conditions like control rats. The improvement in the condition of Langerhans pancreatic islet is indicated by the cell nucleus that is colored dark blue with more regular shapes.
|
0 |
2021 |
PENGARUH PROBLEM-BASED LEARNING TERHADAP PENGUASAAN KONSEP DAN KETERAMPILAN BERPIKIR KREATIF SISWA SMK PADA MATERI KARBOHIDRAT
(Yusi Ardiyanti, Marsah Rahmawati Utami, Dewi Ratnasari)
DOI : 10.24246/j.sw.2020.v36.i2.p81-87
- Volume: 36,
Issue: 2,
Sitasi : 0 03-Feb-2021
| Abstrak
| PDF File
| Resource
| Last.07-Jul-2025
Abstrak:
Penelitian bertujuan untuk mengetahui bagaimana pengaruh pendekatan problem-based learning pada peningkatan penguasaan konsep dan keterampilan berpikir kreatif siswa SMK pada materi karbohidrat. Penelitian ini merupakan penelitian kuasi ekperimen, dengan desain kelompok kontrol non-ekuivalen yang melibatkan dua kelompok. kelas eksperimen yang mendapat pembelajaran dengan pendekatan Problem-Based Learning dan kelas kontrol yang mendapat pembelajaran menggunakan pendekatan pembelajaran konvensional. Instrumen yang digunakan pada penelitian ini adalah pretest, posttest dan angket, innstrumen pretest posttest berupa 20 soal pilihan ganda (untuk menguji kemampuan penguasaan konsep) dan 4 soal essay(untuk menguji keterampilan berpikir kreatif). Sebelum melakukan pengujian hipotesis maka data penelitian harus memenuhi uji prasyarat yang meliputi uji normalitas (uji Shapiro-Wilk), uji homogenitas varians (Lavene test), uji kesamaaan kemampuan awal siswa (uji t), uji hipotesis penelitian pada posttest dan N-gain dilakukan uji t (parametric) atau Mann Whetney (non parametric). Berdasarkan analisis data diperoleh N-Gain keterampilan berpikir kreatif siswa kelas yang mendapatkan pembelajaran dengan PBL lebih tinggi dibandingkan kelas kontrol yaitu sebesar 0,42 (kategori sedang untuk kelas eksperimen). Namun N-Gain kemampuan penguasaan konsep siswa kelas kontrol lebih tinggi dibandingkan kelas ekperimen yaitu sebesar 0,39 (kategori sedang untuk kelas kontrol)
|
0 |
2021 |