Diseminasi Snack Ternak Berbahan Baku Lokal (Berakal) Sebagai Solusi Pakan Berkualitas dan Ekonomis di Kabupaten Sigi
(Ujang Kurniawan, Fanny Iswarini Nur T, Afrini Afrini, Dwi Putriana N. Kinding)
DOI : 10.62951/inovasisosial.v1i3.406
- Volume: 1,
Issue: 3,
Sitasi : 0 14-Aug-2024
| Abstrak
| PDF File
| Resource
| Last.06-Aug-2025
Abstrak:
Considering the abundance of underutilized local feed materials, particularly large amounts of agricultural waste that have yet to be optimized as a feed source, the production of feed snacks is expected to provide a solution for utilizing this waste. By adding local ingredients such as moringa leaves, which have highly potential nutritional content, the development of these feed snacks is further enhanced. Moringa leaves are a valuable commodity in terms of both their nutritional content and benefits when added to feed formulations, serving to complement the standardized nutrient requirements. Through a technological processing involving silage/fermentation and to facilitate application and increase storage life, the product is formed into snacks. Addressing the ongoing complaints of farmers regarding the need for feed with high protein content at an economical price, the BERAKAL livestock snack emerges as a solution to meet this demand. With an affordable price, it is expected to fulfill the needs of farmers who face a shortage of quality feed compared to commercial concentrates which are relatively more expensive. The methods of socialization and technical guidance typically involve several stages and strategies to enhance the competence and awareness of the community, such as initial socialization, training and technical guidance, and general technical guidance. BERAKAL livestock snacks can increase livestock productivity, leading to increased production of meat, milk, and eggs, and improving the competitiveness of Indonesian livestock products. BERAKAL livestock snacks can enhance the competitiveness of Indonesian livestock products in the global market. The BERAKAL livestock snack program has the potential to provide significant benefits to universities in terms of implementing MBKM and achieving IKU. Some of these benefits include increasing collaboration with industry partners and the community. This program will involve industry partners and the community in the development and marketing of BERAKAL livestock snacks. This collaboration can enhance the university's reputation as a reliable partner in developing products and services that benefit the community.
|
0 |
2024 |
Hubungan Persepsi dan Motivasi Diri Terhadap Minat Mahasiswa Pendidikan Jasmani Kesehatan dan Rekreasi Menjadi Guru PJOK
(Rizqy Kurniawan, Tatok Sugiarto)
DOI : 10.58192/sidu.v3i3.2434
- Volume: 3,
Issue: 3,
Sitasi : 0 07-Aug-2024
| Abstrak
| PDF File
| Resource
| Last.07-Jul-2025
Abstrak:
This research aims to find out the relationship of perception and self-motivation to the interest of students of Physical Education Health and Recreation to become teachers of Physics Education Sports and Health. This research uses a method of quantitative approach through causality relationships. The subjects used in this study are students from the Department of Jasmanian Education Health and Recreation State University of the 2020 Army. The sample determination was selected using a non-probability sampling method with a purposive sample approach, and the number was calculated using the Slovenian formula to total 131 students. Data collection techniques using questionnaires and documentation. The results showed that the relationship between the perception variable and the interest variable was 0.046 while the relationship of the self-motivation variable with the interest Variable was 0.860. From these values, claim that perception variables and self-motivation variables have a relationship with interest variables positively. The results of the Test of the determination coefficient of perception variables and self-motivation variables to student interest variables have a relationship of 85.1%. This it can be concluded that the self-motivation variable has a major role in the level of interest of students in Physical Education Health and Recreation to become teachers of Physical education Sports and Health.
|
0 |
2024 |
Peranan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Bandar Lampung terhadap Implementasi Pasal 2 Peraturan Menteri dalam Negeri Nomor 02 Tahun 2016 tentang Kartu Identitas Anak Perspektif Siya<Sah Tanfiz|Iyyah Syar’iyyah
(Mira Melinda, Yufi Wiyos Rini Masykuroh, Herlina Kurniati)
DOI : 10.62383/aktivisme.v1i4.475
- Volume: 1,
Issue: 4,
Sitasi : 0 07-Aug-2024
| Abstrak
| PDF File
| Resource
| Last.02-Aug-2025
Abstrak:
The Identity Status of Children in Indonesia is contained in Minister of Home Affairs Regulation Number 2 of 2016 concerning Child Identity Cards article 1 paragraph (7) which reads: Child Identity Card, hereinafter abbreviated to KIA, is the child's official identity as proof of being a child who is less than 17 years old. and unmarried issued by the Regency/City Population and Civil Registration Service. The research method used is qualitative descriptive. The sampling technique used in this research is the Purposive Sampling method with 6 samples. Data collection techniques use observation, interviews and documentation. The data analysis technique uses qualitative analysis.The results of this research show that the implementation of Article 2 of the Minister of Home Affairs Regulation Number 2 of 2016 concerning Children's Identity Cards in the Bandar Lampung City Population and Civil Registration Service can be declared implemented as seen from the implementation of the Minister of Home Affairs Regulation Number 2 of 2016 concerning Children's Identity Cards in article 2 which explains the purpose of child identity cards so that the number of children who have Child Identity Cards from 2016 to 2024 is 309,758 children and in issuing child identity cards, the Population and Civil Registration Service has carried out its duties based on its authority and obligations and in Siya's view >Sah Tanfiz|iyah Syari'iyyah has been implemented in the community through a pick-up and drop-off program carried out by the Bandar Lampung City Population and Civil Registration Service which is in accordance with a leader (ulil amri) who must be responsible for the mandate that has been given and conveyed and carried out with the community according to tabligh characteristics and with Surah An-Nisa Verse 58.
|
0 |
2024 |
Persepsi Masyarakat Terhadap Pengobatan Tradisional Ayam Ubek di Kecamatan Sungai Tarab Kabupaten Tanah Datar Provinsi Sumatera Barat
(Putri Keiko Ayudia Rizky Rahmadilla, Maisya Sabillah, Frida Chairani, Adel Davesky Kayabi, Insan Kurnia)
DOI : 10.26623/jdsb.v26i1.9561
- Volume: 26,
Issue: 1,
Sitasi : 0 07-Aug-2024
| Abstrak
| PDF File
| Resource
| Last.09-Jul-2025
Abstrak:
Pengobatan ayam ubek adalah warisan budaya asli Minangkabau yang berhubungan dengan praktik pengobatan tradisional. Pengobatan ini menggunakan ayam sebagai alat diagnosa dan dilanjutkan dengan penggunaan obat herbal. Saat ini hanya sedikit yang tersisa diantaranya terdapat di Sungai Tarab Kabupaten Tanah Datar. Persepsi masyarakat menjadi penting dalam bagian upaya melestarikan pengobatan ini. Penelitian dilakukan pada Bulan Januari 2024 dengan wawancara terhadap 60 masyarakat mennggunakan wawancara tertututp (close ended) terhadap tujuh indikator dengan skala likert 1-4. Nilai persepsi tertinggi masyarakat untuk setiap aspek yaitu ilmu yang diturunkan secara turun temurun bukan merupakan pengobatan modern (aspek keaslian), memiliki biaya yang terjangkau sesuai kondisi ekonomi masyarakat (aspek kemudahan), efektif menggunakan ayam kampung (aspek efektivitas), penggunaan doa khas yang dipanjatkan kepada Allah SWT (aspek keunikan), tanpa adanya penggunaan bahan kimia obat (aspek keamanan), tujuan doa adalah Allah SWT (aspek kepercayaan),dan dapat dilakukan berulang kali baik untuk sakit yang sama jika belum sembuh ataupun pada kasus penyakit lain (aspek fleksibilitas).
|
0 |
2024 |
Teknik Equivalence Partitioning pada Pengujian Black Box: Studi Kasus pada API Loyalitas MyPertamina
(Siska Arifiani, Dias Tri Kurniasari, Siti Rochimah)
DOI : 10.62411/tc.v23i3.11376
- Volume: 23,
Issue: 3,
Sitasi : 0 06-Aug-2024
| Abstrak
| PDF File
| Resource
| Last.29-Jan-2026
Abstrak:
Perkembangan smartphone pada saat ini semakin pesat yang disebabkan oleh adanya berbagai aplikasi mobile yang ditawarkan dalam mempermudah aktivitas manusia. Salah satu aplikasi mobile yang banyak dibahas akhir-akhir ini adalah MyPertamina. MyPertamina adalah sebuah aplikasi mobile yang digunakan untuk membeli berbagai produk yang ditawarkan oleh Pertamina secara online yang dapat dilakukan kapan pun dengan berbagai jangkauan area pembelian. Dalam pengembangnya terbagi menjadi beberapa modul yaitu payment, voucher, user, dan loyalty. Salah satu modul yang cukup penting adalah modul loyalty yang berisi fitur-fitur tentang keuntungan pengguna. Pengembangan aplikasi MyPertamina hampir keseluruhan menggunakan RESTful API. Dalam proses pengembangan perangkat lunak dengan menggunakan RESTful API, perlu dilakukan pengujian terhadap RESTful API yang telah dibuat untuk meminimalisir kesalahan yang ada pada RESTful API. Terdapat berbagai metode pengujian perangkat lunak salah satunya adalah pengujian Black Box. Pengujian Black Box berfokus pada keluaran yang dihasilkan oleh sistem dan tidak melakukan pengujian pada kode sumber. Pada pengujian Black Box terdapat beberapa teknik pengujian salah satunya adalah Equivalence Partitioning. Penelitian melakukan perbandingan pengujian manual terhadap RESTful API dan mengimplementasikan pengujian otomatis menggunakan pytest. Pengujian manual dilakukan menggunakan postman. Sedangkan pengujian otomatis dijalankan menggunakan pytest. Kedua pengujian yang telah dilakukan memberikan hasil bahwa RESTful API yang dikembangkan telah sesuai dan berjalan dengan baik.
Kata kunci: Equivalance Partitioning, MyPertamina, Pengujian Perangkat Lunak, RESTful API
|
0 |
2024 |
TINJAUAN IMPLEMENTASI RIVIEW BERKAS REKAM MEDIS SESUAI STANDAR MANAJEMEN (MRMIK 8.4) DI RUMAH SAKIT KHUSUS BEDAH HASTA HUSADA KEPANJEN
(Fita Rusdian Ikawati, Fendi Kurniawan, Sepdiantara Putri May Fantri)
DOI : 10.62504/nexus812
- Volume: 1,
Issue: 8,
Sitasi : 0 02-Aug-2024
| Abstrak
| PDF File
| Resource
| Last.31-Jul-2025
Abstrak:
Akreditasi adalah pengakuan atas mutu pelayanarumah sakit setelah rumah sakit dinilai sesuai dengan standar akreditasi. Standar akreditasi merupakan pedoman yang memuat tingkat pencapaian yang harus dipenuhi rumah sakit untuk meningkatkan mutu pelayanan dan keselamatan pasien.Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui pelaksanaan riview berkas rekam medis di Rumah Sakit Khusus Bedas Hasta Husada sudah sesuai standar manajemen (MRMIK 8.4). Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Lokasi penelitian di Rumah Sakit Khusus Bedah Hasta Husada Kepanjen. . Populasi pada penelitian ini diambil dari berkas rekam medis rawat inap pada bulan Maret 2024 dan didapatkan sebanyak 83 sampel yang diambil dari populasi sebanyak 490. Hasil penelitian ketidaktepatan waktu pengembalian terdapat 37,3%, pada riview ketidaklengkapan penulisan identitas yaitu: 14,5% terdapat 12 BRM pada formulir Assesment Awal Medis, Assesment Awal Keperawatan 10,8% terdapat 9 BRM, CPPT 15,6% terdapat 13 BRM, Ringkasan Pulang Pasien 1,2% terdapat 1 BRM, yang mencapai lengkap terdapat 1 formulir yaitu General Consent mencapai 100%. Pada riview pengisian tanggal dan waktu yaitu : Assesment Awal Medis 24% terdapat 20 BRM, Assesment Awal Keperawatan 12% terdapat 10 BRM, Ringkasan Pulang Pasien 17% terdapat 14 BRM, yang mencapai lengkap terdapat 1 formulir yaitu CPPT mencapai 100% dan Pada riview ketepatan penulisan rekam medis yaitu : Assesmen Awal Medis 6,02% terdapat 5 BRM, Assesmen Awal Keperawatan 10,8% terdapat 9 BRM, CPPT 7,2% terdapat 6 BRM, Ringkasan Pulang Pasien 2,4% terdapat 2 BRM, yang mencapai lengkap terdapat 1 formulir yaitu General Consent mencapai 100%.Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan masih terjadi presentasi tertinggi yaitu ketidaktepatan waktu pengembalian sebesar 37,3%, ketidaklengkapan penulisan identitas pada formulir sebesar 15,5%, ketidaklengkapan pengisian tanggal dan waktu penulisan pada formulir sebesar 15,6%, ketidaktepaatan koreksi penulisan rekam medis pada formulir sebesar 10,8%
|
0 |
2024 |
Pengaruh Pemahaman Perencana Keuangan, Pengelola Keuangan, dan Implementasi PSAK 109 Terhadap Pelaporan Keuangan Pada Organisasi Zakat di Karesidenan Madiun
(Amin Nurjanah, Ahmad Kudhori, Yopie Diondy Kurniawan)
DOI : 10.61132/jeap.v1i4.358
- Volume: 1,
Issue: 4,
Sitasi : 0 01-Aug-2024
| Abstrak
| PDF File
| Resource
| Last.06-Aug-2025
Abstrak:
The purpose of this study is to see how the understanding of financial planning, financial management, and the implementation of PSAK 109 impact the way zakat organizations in Madiun Karesidenan report their finances. This research is quantitative and uses multiple linear regression analysis. The research shows that the implementation of PSAK 109 does not affect the financial reporting of zakat organizations; instead, the understanding of financial planners and financial managers improves financial reporting. This shows that financial planners and financial managers still do a poor job in understanding and implementing Islamic financial accounting standards (PSAK 109). This study suggests that financial planners and financial managers should be trained and educated about PSAK 109. In addition, zakat organizations should be trained and assisted in the implementation of PSAK 109 to obtain accountable financial statements
|
0 |
2024 |
Peningkatan Kualitas UMKM Dalam Pemasaran Teh Telang Berbasis Digital Di Desa Wage, Kecamatan Taman
(Bagus Ananda Kurniawan, Farrel Eko Prasetyo, Tita Vestalenti Halawa)
DOI : 10.33366/japi.v9i2.6236
- Volume: 9,
Issue: 2,
Sitasi : 0 01-Aug-2024
| Abstrak
| PDF File
| Resource
| Last.07-Oct-2025
Abstrak:
Warga RW 13 Desa Wage di Kecamatan Taman Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur, membudidayakan bunga telang di halaman rumah. Masyarakat menganggap bunga telang adalah tanaman rambat biasa. Oleh karena itu, untuk mengetahui keuntungan bunga telang, pemberdayaan masyarakat harus dilakukan. Kehidupan masyarakat RW 13 Desa Wage Kecamatan Taman memiliki beragam UMKM hasil olahan bunga telang. Usaha olahan produk ini adalah mata pencaharian utama dan memiliki kebun kecil bunga telang di wilayah asrama polisi RW 13 Desa Wage dan sekitar wilayah Desa Wage RW 13 ini salah satu tempat sebagai pengembangan usaha teh telang dan memiliki UMKM hasil olahan bunga telang berupa teh telang dan serbuk teh telang. RW 13 Desa wage ini sebagai tempat kegiatan pengabdian kepada masyarakat mandiri yang dilaksanakan oleh Tim Dosen bidang pengabdian masyarakat dan kelompok 1 KKN gelombang 2. Adapun yang menjadi mitra kegiatan pengabdian kepada masyarakat mandiri ini adalah Kelompok Kuliah Kerja Nyata (KKN), para warga beserta pengurus Rukun Warga (RW) 3, dan UMKM Asmantoga RW 13 Teh telang Desa Wage Kecamatan Taman. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat mandiri ini dilaksanakan dengan metode pelatihan dan pendampingan. Pelatihan dilaksanakan dalam sebuah workshop yang memberikan pendalaman materi tentang pentingnya penghijauan dan menumbuhkan kepedulian penghijauan, mendesain label produk, digital marketing e-commerce dalam memasarkan komoditi teh telang, menambahkan konten berita artikel di website resmi Desa Wage, mengadakan lomba mengaji untuk meningkatkan literasi anak usia dini.
|
0 |
2024 |
Pendampingan Pengaplikasian Hasil Desain Pada Kelompok Remaja Jimpitan Kelurahan Batu Jaya, Kota Tangerang
(Ilham Aji Pangestu, Ari Suseno, Muhammad Rizqi Fadhlillah, Irvan Arif Kurniawan)
DOI : 10.33366/japi.v9i2.6075
- Volume: 9,
Issue: 2,
Sitasi : 0 01-Aug-2024
| Abstrak
| PDF File
| Resource
| Last.07-Oct-2025
Abstrak:
Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat ini merupakan kegiatan tahap 2 (dua) berdasarkan roadmap kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat pada kelompok remaja Jimpitan. Kelompok remaja Jimpitan dalam hal ini terhimpun dalam Pusat Informasi, Konseling, Komunikasi Remaja (PIKKR). Tujuan dari kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat tahap 2 (dua) ini adalah kelompok remaja PIKKR dapat mengaplikasikan hasil desain yang sudah disusun kedalam suatu media tertentu. Metode yang digunakan pada Pengabdian Kepada Masyarakat tahap 2 (dua) ini menggunkan metode pelatihan. Dengan metode pelatihan, peserta dalam hal ini kelompok remaja PIKKR diberikan materi mengenai dasar-dasar desain, aplikasi yang digunakan serta pemahaman dalam mengaplikasikan kedalam suatu media tertentu. Materi-materi tersebut selain diberikan secara teori, juga dilaksanakan melalui praktik. Berdasarkan kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat tahap 2 (dua) yang sudah dilaksanakan, tujuan utama dari kegiatan ini belum tercapai. Hal tersebut dipengaruhi oleh beberapa faktor kendala. Faktor-faktor kendala tersebut diantaranya, pertama yaitu kendala dalam hal instal aplikasi adobe illustrator. Kedua, tidak seluruhnya anggota kelompok remaja PIKKR memiliki laptop. Ketiga, kurangnya intensitas pendampingan kepada kelompok remaja PIKKR. Untuk kedepannya, saran yang diberikan diantaranya pertama, memperkuat intensitas pendampingan dan monitoring, baik dilakukan secara formal ataupun non formal. Kedua, memperkuat komunikasi dengan kelompok remaja PIKKR, dan ketiga, mengalokasikan laptop yang khusus digunakan oleh kelompok remaja PIKKR.
|
0 |
2024 |
Tinjauan Yuridis Perbandingan Antara Hukum Positif dan Hukum Islam Terkait Penyalahgunaan Narkoba
(Yozzaryo Afandhi, Abdul Haris Kurniawan Jatmiko)
DOI : 10.62383/humif.v1i4.637
- Volume: 1,
Issue: 4,
Sitasi : 0 01-Aug-2024
| Abstrak
| PDF File
| Resource
| Last.24-Jul-2025
Abstrak:
The phenomenon of drug abuse is increasingly rampant in Indonesia, which sadly is classified as the younger generation. In fact, the demographic bonus in the young age group should have a positive impact on the progress of the nation. However, the reality is the opposite, where the younger generation is increasingly abusing drugs. This study aims to explore more deeply related to drug abuse in the review of positive law and Islamic law. Related to the method used is normative juridical with qualitative analysis. Based on the results of the study, it was found that there are similarities and also differences between positive law and Islamic law, but in general there are many similarities between the two. This study has legal implications that the increasingly rampant drug abuse in Indonesia must be overcome by providing awareness from an early age, providing commendable character education, and also limiting everything that can trigger drug abuse.
|
0 |
2024 |